Senin, 04 Maret 2013

CARA ALAMI MENGHILANGKAN BAU MULUT

Bau mulut yang tak sedap tentunya sangat mengganggu,bayangkan jika anda seorang yang selalu berhadapan dengan khalayak ramai, kira-kira apa yang ada di benak orang -orang yang ada di sekitar anda jika mencium aroma yang tidak sedap dari mulut anda pada saat anda bicara,hal ini pasti sangat memalukan,bagus kalau anda sadar kalau mulut anda beraroma tidak sedap tetapi kalau tidak?bisa-bisa anda bicara terus di hadapan teman anda tanpa rasa bersalah,nah agar hal itu tidak terjadi sebaiknya anda baca artikel di bawah ini :

 
1.Minum Air Putih,Karena mulut yang kering sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri. Dengan minum banyak air, mulut akan lembap dan air juga akan mencairkan konsentrasi bakteri volatile sulfur compounds (VSCs) di dalam mulut Anda. Just white water. 

2.Makan buah Apel. Caranya cukup dengan makan buah apel. Karena dengan mengunyah buah apel hampir sama dengan menggunakan sikat gigi yang akan melawan bakteri pada gigi dan membantu menghilangkan sisa makanan yang menyangkut di sela gigi sehingga menimbulkan bau. Sangat mudah enak kan? tidak perlu repot untuk menghilangkan bau mulut yang tidak sedap.

3.Berkumur dengan Teh Tawar. Kadar flour dan polifenol yang cukup tinggi pada teh merupakan unsur penting untuk kesehatan, mencegah plak dan melindungi mulut dari bakteri jahat. Caranya : berkumur dengan teh tawar hangat. Apabila mulut bayi terdapat selaput atau lendir putih pada saat bangun tidur, bersihkan dengan kapas yang telah dicelupkan pada teh, mulut bayi akan lebih segar.  

4.Minum Kopi. Penelitian terbaru menyatakan bahwa ekstrak kopi dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut. Bagi penggemat kopi tidak perlu khawatir akan memiliki bau mulut yang tidak sedap. 

5.Konsumsi daun mint. Caranya sama seperti apel, mengunyah daun mint akan memberikan mulut penyegaran instan. Daun mint membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap.

6.Pasta Gigi. Pasta gigi mengandung fluoride yang berfungsi untuk mencegah kerusakan gigi, dan melawan bakteri, termasuk bau mulut yang tidak sedap. 

7.Mouthwash. Kandungan antiseptiknya berfungsi untuk mengurangi bakteri dalam mulut yang membentuk plak di dalam gigi. Mouthwash biasanya dilengkapi dengan pengharum mulut.

8.MAkan Daun Kemangi. Diantara kita mungkin gemar makan lalapan. Dan Anda bisa mencoba daun kemangi yang memang dikenal berkhasiat untuk menghilangkan bau mulut, demikian yang dilansir Magforwoman. 

9.Kayu manis. Mengunyah kayu manis bisa menghilangkan rasa lengket pada mulut Anda. Jika tidak ingin mengonsumsi secara langsung, Anda bisa mencampurnya dengan air dan dibuat untuk obat kumur. Cara terbaik mengonsumsinya dengan mencampur bubuk kayu manis dalam segelas air dengan madu, dan voila!
semoga bermanfaat !!!

HAL YANG HARUS DI HINDARI PADA SAAT MEMAKAI KONTAK LENSA

Pemakaian kontak lens sangat di gemari,tetapi bagi anda penggemar kontak lens sebaiknya perlu berhati-hati karena penggunaan yang tidak tepat akan berakibat fatal bagi kesehatan mata anda,berikut ini beberapa kesalahan yang sering di lakukan pengguna kontak lens :





1. Tidur dengan kontak lensa Anda. 
Hal ini sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan frame lensa patah di mata Anda. "Dan jika Anda mencubit lensa terlalu ketat, Anda berisiko melanggar itu dan mendapatkan sebuah fragmen terjebak di mata Anda." kata Dr Lee Hung Ming, Direktur Medis dari Klinik Mata Parkway di Gleneagles Hospital, Malaysia. Dan jika tidak diambil segera oleh dokter, fragmen dapat menggores kornea atau menyebabkan infeksi buruk.

Sebagai solusinya, dokter mata menyarankan Anda untuk tidak tidur dengan kontak lensa Anda.

2.mencuci lensa Anda dengan air keran.
Hal ini akan berbahaya, karena akan menimbulkan bakteri di kontak lensa Anda. "Cacing ini ditemukan di banyak tempat, termasuk air keran," kata Dr Yong Ming Por, konsultan ahli bedah di Bedah mata Eye Jerry Tan.

"Dan ketika anda membilasnya menggunakan air tersebut, parasit ini bisa berakhir pada lensa Anda. Hal ini dapat menyebabkan infeksi mata yang sangat parah dan bahkan kebutaan," ujar Dr Lee. Karenanya, Anda harus benar-benar membilas lensa Anda dengan larutan garam, gunakan botol air minum suling dan bukan air mineral.

3. Memakai lensa Anda lebih lama daripada yang disarankan. 
Hal ini tidak dianjurkan karena akan membuat kuman masuk ke mata Anda. Kuman akan lebih menumpuk bisa menyebabkan meningkatnya risiko infeksi yang parah.

Sebagai solusinya, bila Anda benar-benar perlu memakai lensa beberapa hari ekstra, Elliott Myrowitz, Kepala Pelayanan Optometric di Johns Hopkins University, Wilmer Eye Institute, menyarakan setelah Anda membersihkan, menyiram lensa Anda dengan larutan pembersih serba guna dan gosok dengan jari bersih selama setidaknya sepuluh detik. Kemudian bilas dengan larutan pembersih lebih lama sebelum menyimpannya untuk persiapan yang akan digunakan dalam waktu lama.

"Juga, jangan lupa untuk membersihkan lensa Anda dengan merendam dalam larutan pembersih lensa, dan udara kering setidaknya sekali seminggu." tambahnya.

4. tidak menggosok lensa Anda.
Hal ini akan menimbulkan infeksi kornea yang parah. "Tidak menggosok lensa sebagai solusi bebas infeksi mungkin nyaman, namun tahun 2008, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di AS menemukan dua wabah infeksi mata yang berat terkait dengan proses pencucian lensa tanpa digosok.
1. Jangan memakainya saat tidur Hindari memakai lensa kontak pada saat tidur karena bisa menimbulkan iritasi pada mata dan menyebabkan frame lensa rusak di mata Anda. Dr. Lee Hung Ming, Direktur Medis dari Klinik Mata Parkway di Gleneagles Hospital, Malaysia mengatakan, “Jika Anda mencubit lensa kontak terlalu ketat, maka bisa menimbulkan sebuah fragmen terjebak di mata Anda dan bila tidak diambil segera oleh dokter, maka fragmen bisa menggores kornea atau menyebabkan infeksi buruk.” 2. Jangan mencucinya dengan air keran Mencuci kontak lensa dengan air keran merupakan hal yang harus dihindari karena bisa menimbulkan bakteri di lensa kontak Anda. Dr. Yo Ming Por, konsultan ahli bedah di bedah mata Eye Jerry Tan mengatakan, “Cacing banyak ditemukan di air keran, jika Anda mencuci dengan air itu, maka mata bisa mengalami infeksi yang sangat parah, bahkan menyebabkan kebutaan.” Untuk itu, cucilah dengan cairan yang dikhususkan untuk mencuci lensa kontak. 3. Jangan memakainya dalam jangka waktu lama Memakai lensa kontak dalam jangka waktu yang lama pun tidak disarankan oleh para ahli mata. Lensa kontak hanya boleh dipakai selama kurang lebih 12 jam. Bila memakainya lebih dari jangka waktu tersebut, maka bisa menimbulkan iritasi yang bisa membahayakan mata Anda. Elliot Myrowitz, Kepala Pelayanan Optometric di Johns Hopkins University, Wilmer Eye Institute menyarankan bahwa setelah Anda memakai lensa kontak, Anda wajib membersihkan dan menempatkannya di larutan pembersih. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk menggosoknya dengan larutan pembersih selama kurang lebih 10 detik sebelum diletakkan di tempat yang berisi larutan pembersih softlens. 4. Jangan mengucek mata Mengucek mata ketika memakai lensa kontak dapat menimbulkan infeksi kornea yang parah dan menjadi tidak tepat di kornea. Terdapat beberapa kasus yang terjadi pada para pemakai kontak lensa, yaitu ketika sedang memakainya mereka mengucek mata dan menyebabkan lensa kontak berada di atas kornea. Bila hal ini terjadi, maka perlu dilakukan operasi mata.

Read more at: http://ciricara.com/2012/09/03/tips-menjaga-dan-merawat-lensa-kontak-dengan-benar/
Copyright © CiriCara.com
1. Jangan memakainya saat tidur Hindari memakai lensa kontak pada saat tidur karena bisa menimbulkan iritasi pada mata dan menyebabkan frame lensa rusak di mata Anda. Dr. Lee Hung Ming, Direktur Medis dari Klinik Mata Parkway di Gleneagles Hospital, Malaysia mengatakan, “Jika Anda mencubit lensa kontak terlalu ketat, maka bisa menimbulkan sebuah fragmen terjebak di mata Anda dan bila tidak diambil segera oleh dokter, maka fragmen bisa menggores kornea atau menyebabkan infeksi buruk.” 2. Jangan mencucinya dengan air keran Mencuci kontak lensa dengan air keran merupakan hal yang harus dihindari karena bisa menimbulkan bakteri di lensa kontak Anda. Dr. Yo Ming Por, konsultan ahli bedah di bedah mata Eye Jerry Tan mengatakan, “Cacing banyak ditemukan di air keran, jika Anda mencuci dengan air itu, maka mata bisa mengalami infeksi yang sangat parah, bahkan menyebabkan kebutaan.” Untuk itu, cucilah dengan cairan yang dikhususkan untuk mencuci lensa kontak. 3. Jangan memakainya dalam jangka waktu lama Memakai lensa kontak dalam jangka waktu yang lama pun tidak disarankan oleh para ahli mata. Lensa kontak hanya boleh dipakai selama kurang lebih 12 jam. Bila memakainya lebih dari jangka waktu tersebut, maka bisa menimbulkan iritasi yang bisa membahayakan mata Anda. Elliot Myrowitz, Kepala Pelayanan Optometric di Johns Hopkins University, Wilmer Eye Institute menyarankan bahwa setelah Anda memakai lensa kontak, Anda wajib membersihkan dan menempatkannya di larutan pembersih. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk menggosoknya dengan larutan pembersih selama kurang lebih 10 detik sebelum diletakkan di tempat yang berisi larutan pembersih softlens. 4. Jangan mengucek mata Mengucek mata ketika memakai lensa kontak dapat menimbulkan infeksi kornea yang parah dan menjadi tidak tepat di kornea. Terdapat beberapa kasus yang terjadi pada para pemakai kontak lensa, yaitu ketika sedang memakainya mereka mengucek mata dan menyebabkan lensa kontak berada di atas kornea. Bila hal ini terjadi, maka perlu dilakukan operasi mata.

Read more at: http://ciricara.com/2012/09/03/tips-menjaga-dan-merawat-lensa-kontak-dengan-benar/
Copyright © CiriCara.com
1. Jangan memakainya saat tidur Hindari memakai lensa kontak pada saat tidur karena bisa menimbulkan iritasi pada mata dan menyebabkan frame lensa rusak di mata Anda. Dr. Lee Hung Ming, Direktur Medis dari Klinik Mata Parkway di Gleneagles Hospital, Malaysia mengatakan, “Jika Anda mencubit lensa kontak terlalu ketat, maka bisa menimbulkan sebuah fragmen terjebak di mata Anda dan bila tidak diambil segera oleh dokter, maka fragmen bisa menggores kornea atau menyebabkan infeksi buruk.” 2. Jangan mencucinya dengan air keran Mencuci kontak lensa dengan air keran merupakan hal yang harus dihindari karena bisa menimbulkan bakteri di lensa kontak Anda. Dr. Yo Ming Por, konsultan ahli bedah di bedah mata Eye Jerry Tan mengatakan, “Cacing banyak ditemukan di air keran, jika Anda mencuci dengan air itu, maka mata bisa mengalami infeksi yang sangat parah, bahkan menyebabkan kebutaan.” Untuk itu, cucilah dengan cairan yang dikhususkan untuk mencuci lensa kontak. 3. Jangan memakainya dalam jangka waktu lama Memakai lensa kontak dalam jangka waktu yang lama pun tidak disarankan oleh para ahli mata. Lensa kontak hanya boleh dipakai selama kurang lebih 12 jam. Bila memakainya lebih dari jangka waktu tersebut, maka bisa menimbulkan iritasi yang bisa membahayakan mata Anda. Elliot Myrowitz, Kepala Pelayanan Optometric di Johns Hopkins University, Wilmer Eye Institute menyarankan bahwa setelah Anda memakai lensa kontak, Anda wajib membersihkan dan menempatkannya di larutan pembersih. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk menggosoknya dengan larutan pembersih selama kurang lebih 10 detik sebelum diletakkan di tempat yang berisi larutan pembersih softlens. 4. Jangan mengucek mata Mengucek mata ketika memakai lensa kontak dapat menimbulkan infeksi kornea yang parah dan menjadi tidak tepat di kornea. Terdapat beberapa kasus yang terjadi pada para pemakai kontak lensa, yaitu ketika sedang memakainya mereka mengucek mata dan menyebabkan lensa kontak berada di atas kornea. Bila hal ini terjadi, maka perlu dilakukan operasi mata.

Read more at: http://ciricara.com/2012/09/03/tips-menjaga-dan-merawat-lensa-kontak-dengan-benar/
Copyright © CiriCara.com
1. Jangan memakainya saat tidur Hindari memakai lensa kontak pada saat tidur karena bisa menimbulkan iritasi pada mata dan menyebabkan frame lensa rusak di mata Anda. Dr. Lee Hung Ming, Direktur Medis dari Klinik Mata Parkway di Gleneagles Hospital, Malaysia mengatakan, “Jika Anda mencubit lensa kontak terlalu ketat, maka bisa menimbulkan sebuah fragmen terjebak di mata Anda dan bila tidak diambil segera oleh dokter, maka fragmen bisa menggores kornea atau menyebabkan infeksi buruk.” 2. Jangan mencucinya dengan air keran Mencuci kontak lensa dengan air keran merupakan hal yang harus dihindari karena bisa menimbulkan bakteri di lensa kontak Anda. Dr. Yo Ming Por, konsultan ahli bedah di bedah mata Eye Jerry Tan mengatakan, “Cacing banyak ditemukan di air keran, jika Anda mencuci dengan air itu, maka mata bisa mengalami infeksi yang sangat parah, bahkan menyebabkan kebutaan.” Untuk itu, cucilah dengan cairan yang dikhususkan untuk mencuci lensa kontak. 3. Jangan memakainya dalam jangka waktu lama Memakai lensa kontak dalam jangka waktu yang lama pun tidak disarankan oleh para ahli mata. Lensa kontak hanya boleh dipakai selama kurang lebih 12 jam. Bila memakainya lebih dari jangka waktu tersebut, maka bisa menimbulkan iritasi yang bisa membahayakan mata Anda. Elliot Myrowitz, Kepala Pelayanan Optometric di Johns Hopkins University, Wilmer Eye Institute menyarankan bahwa setelah Anda memakai lensa kontak, Anda wajib membersihkan dan menempatkannya di larutan pembersih. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk menggosoknya dengan larutan pembersih selama kurang lebih 10 detik sebelum diletakkan di tempat yang berisi larutan pembersih softlens. 4. Jangan mengucek mata Mengucek mata ketika memakai lensa kontak dapat menimbulkan infeksi kornea yang parah dan menjadi tidak tepat di kornea. Terdapat beberapa kasus yang terjadi pada para pemakai kontak lensa, yaitu ketika sedang memakainya mereka mengucek mata dan menyebabkan lensa kontak berada di atas kornea. Bila hal ini terjadi, maka perlu dilakukan operasi mata.

Read more at: http://ciricara.com/2012/09/03/tips-menjaga-dan-merawat-lensa-kontak-dengan-benar/
Copyright © CiriCara.com
1. Jangan memakainya saat tidur Hindari memakai lensa kontak pada saat tidur karena bisa menimbulkan iritasi pada mata dan menyebabkan frame lensa rusak di mata Anda. Dr. Lee Hung Ming, Direktur Medis dari Klinik Mata Parkway di Gleneagles Hospital, Malaysia mengatakan, “Jika Anda mencubit lensa kontak terlalu ketat, maka bisa menimbulkan sebuah fragmen terjebak di mata Anda dan bila tidak diambil segera oleh dokter, maka fragmen bisa menggores kornea atau menyebabkan infeksi buruk.” 2. Jangan mencucinya dengan air keran Mencuci kontak lensa dengan air keran merupakan hal yang harus dihindari karena bisa menimbulkan bakteri di lensa kontak Anda. Dr. Yo Ming Por, konsultan ahli bedah di bedah mata Eye Jerry Tan mengatakan, “Cacing banyak ditemukan di air keran, jika Anda mencuci dengan air itu, maka mata bisa mengalami infeksi yang sangat parah, bahkan menyebabkan kebutaan.” Untuk itu, cucilah dengan cairan yang dikhususkan untuk mencuci lensa kontak. 3. Jangan memakainya dalam jangka waktu lama Memakai lensa kontak dalam jangka waktu yang lama pun tidak disarankan oleh para ahli mata. Lensa kontak hanya boleh dipakai selama kurang lebih 12 jam. Bila memakainya lebih dari jangka waktu tersebut, maka bisa menimbulkan iritasi yang bisa membahayakan mata Anda. Elliot Myrowitz, Kepala Pelayanan Optometric di Johns Hopkins University, Wilmer Eye Institute menyarankan bahwa setelah Anda memakai lensa kontak, Anda wajib membersihkan dan menempatkannya di larutan pembersih. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk menggosoknya dengan larutan pembersih selama kurang lebih 10 detik sebelum diletakkan di tempat yang berisi larutan pembersih softlens. 4. Jangan mengucek mata Mengucek mata ketika memakai lensa kontak dapat menimbulkan infeksi kornea yang parah dan menjadi tidak tepat di kornea. Terdapat beberapa kasus yang terjadi pada para pemakai kontak lensa, yaitu ketika sedang memakainya mereka mengucek mata dan menyebabkan lensa kontak berada di atas kornea. Bila hal ini terjadi, maka perlu dilakukan operasi mata.

Read more at: http://ciricara.com/2012/09/03/tips-menjaga-dan-merawat-lensa-kontak-dengan-benar/
Copyright © CiriCara.com
1. Tidur menggunakan lensa kontak Betapa pun lelahnya Anda setelah seharian beraktivitas, jangan pernah lupa (atau malas) untuk melepas lensa kontak sebelum tidur. Pada saat tidur, bakteri pada lensa kontak dapat tumbuh subur di bawah kelopak mata yang hangat dan lembab. Hal ini berpotensi menyebabkan iritasi kornea dimana pada jangka waktu panjang bisa membuat mata terasa sangat sakit hingga mengalami kebutaan. 2. Membersihkan lensa tidak dengan pembersih khusus Selalu gunakan larutan pembersih khusus lensa kontak (solution) yang berfungsi tidak hanya meluruhkan deposit dan membunuh mikrobakteria, tetapi juga dapat memberikan kelembaban yang lebih lama saat lensa kontak dipakai. Jangan pernah membersihkan lensa kontak dengan air keran karena mengandung kuman berbahaya bagi kesehatan mata. Anda dapat juga membawa solution dalam kemasan kecil yang praktis seperti Aquasoft Unidose agar tak perlu repot saat harus membersihkan lensa kontak dimanapun juga. 3. Menggunakan lensa kontak melebihi masa pakai yang disarankan Jika Anda membeli lensa kontak dengan masa pakai 1 bulan, maka setelah lewat dari 1 bulan sejak masa pemakaian, ada baiknya untuk mengganti dengan yang baru. Sebaik apapun Anda menjaga kebersihannya, lensa kontak yang sudah melebihi masa pakai yang disarankan beresiko mengakibatkan infeksi mata yang memicu kebutaan. Ciri lensa kontak yang sudah expired adalah mata terasa perih, gatal, atau mengganjal saat dipakai. 4. Menggunakan lensa kontak milik orang lain Sekalipun Anda memiliki ukuran minus atau silinder yang sama dengan orang lain, bukan berarti Anda dapat saling bertukar lensa kontak. Resiko yang akan timbul adalah penularan virus, infeksi kornea, serta mata merah. 5. Membeli lensa kontak dengan harga murah yang tidak terjamin kualitasnya Belilah lensa kontak yang telah teruji secara klinis serta memiliki kualitas baik. Jangan mudah tergiur dengan penawaran lensa kontak (khususnya yang berwarna) dengan harga murah namun dapat menimbulkan kerusakan mata pemanen. Ada baiknya untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu jenis lensa kontak yang cocok lewat optisien dan dokter mata Anda. (TR)

Source: http://www.optikmelawai.com/lensa_kontak_dan_perawatan/5-kesalahan-berbahaya-bagi-pengguna-lensa-kontak/9112067/
1. Tidur menggunakan lensa kontak Betapa pun lelahnya Anda setelah seharian beraktivitas, jangan pernah lupa (atau malas) untuk melepas lensa kontak sebelum tidur. Pada saat tidur, bakteri pada lensa kontak dapat tumbuh subur di bawah kelopak mata yang hangat dan lembab. Hal ini berpotensi menyebabkan iritasi kornea dimana pada jangka waktu panjang bisa membuat mata terasa sangat sakit hingga mengalami kebutaan. 2. Membersihkan lensa tidak dengan pembersih khusus Selalu gunakan larutan pembersih khusus lensa kontak (solution) yang berfungsi tidak hanya meluruhkan deposit dan membunuh mikrobakteria, tetapi juga dapat memberikan kelembaban yang lebih lama saat lensa kontak dipakai. Jangan pernah membersihkan lensa kontak dengan air keran karena mengandung kuman berbahaya bagi kesehatan mata. Anda dapat juga membawa solution dalam kemasan kecil yang praktis seperti Aquasoft Unidose agar tak perlu repot saat harus membersihkan lensa kontak dimanapun juga. 3. Menggunakan lensa kontak melebihi masa pakai yang disarankan Jika Anda membeli lensa kontak dengan masa pakai 1 bulan, maka setelah lewat dari 1 bulan sejak masa pemakaian, ada baiknya untuk mengganti dengan yang baru. Sebaik apapun Anda menjaga kebersihannya, lensa kontak yang sudah melebihi masa pakai yang disarankan beresiko mengakibatkan infeksi mata yang memicu kebutaan. Ciri lensa kontak yang sudah expired adalah mata terasa perih, gatal, atau mengganjal saat dipakai. 4. Menggunakan lensa kontak milik orang lain Sekalipun Anda memiliki ukuran minus atau silinder yang sama dengan orang lain, bukan berarti Anda dapat saling bertukar lensa kontak. Resiko yang akan timbul adalah penularan virus, infeksi kornea, serta mata merah. 5. Membeli lensa kontak dengan harga murah yang tidak terjamin kualitasnya Belilah lensa kontak yang telah teruji secara klinis serta memiliki kualitas baik. Jangan mudah tergiur dengan penawaran lensa kontak (khususnya yang berwarna) dengan harga murah namun dapat menimbulkan kerusakan mata pemanen. Ada baiknya untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu jenis lensa kontak yang cocok lewat optisien dan dokter mata Anda

Source: http://www.optikmelawai.com/lensa_kontak_dan_perawatan/5-kesalahan-berbahaya-bagi-pengguna-lensa-kontak/9112067/
1. Tidur menggunakan lensa kontak Betapa pun lelahnya Anda setelah seharian beraktivitas, jangan pernah lupa (atau malas) untuk melepas lensa kontak sebelum tidur. Pada saat tidur, bakteri pada lensa kontak dapat tumbuh subur di bawah kelopak mata yang hangat dan lembab. Hal ini berpotensi menyebabkan iritasi kornea dimana pada jangka waktu panjang bisa membuat mata terasa sangat sakit hingga mengalami kebutaan. 2. Membersihkan lensa tidak dengan pembersih khusus Selalu gunakan larutan pembersih khusus lensa kontak (solution) yang berfungsi tidak hanya meluruhkan deposit dan membunuh mikrobakteria, tetapi juga dapat memberikan kelembaban yang lebih lama saat lensa kontak dipakai. Jangan pernah membersihkan lensa kontak dengan air keran karena mengandung kuman berbahaya bagi kesehatan mata. Anda dapat juga membawa solution dalam kemasan kecil yang praktis seperti Aquasoft Unidose agar tak perlu repot saat harus membersihkan lensa kontak dimanapun juga. 3. Menggunakan lensa kontak melebihi masa pakai yang disarankan Jika Anda membeli lensa kontak dengan masa pakai 1 bulan, maka setelah lewat dari 1 bulan sejak masa pemakaian, ada baiknya untuk mengganti dengan yang baru. Sebaik apapun Anda menjaga kebersihannya, lensa kontak yang sudah melebihi masa pakai yang disarankan beresiko mengakibatkan infeksi mata yang memicu kebutaan. Ciri lensa kontak yang sudah expired adalah mata terasa perih, gatal, atau mengganjal saat dipakai. 4. Menggunakan lensa kontak milik orang lain Sekalipun Anda memiliki ukuran minus atau silinder yang sama dengan orang lain, bukan berarti Anda dapat saling bertukar lensa kontak. Resiko yang akan timbul adalah penularan virus, infeksi kornea, serta mata merah. 5. Membeli lensa kontak dengan harga murah yang tidak terjamin kualitasnya Belilah lensa kontak yang telah teruji secara klinis serta memiliki kualitas baik. Jangan mudah tergiur dengan penawaran lensa kontak (khususnya yang berwarna) dengan harga murah namun dapat menimbulkan kerusakan mata pemanen. Ada baiknya untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu jenis lensa kontak yang cocok lewat optisien dan dokter mata Anda

Source: http://www.optikmelawai.com/lensa_kontak_dan_perawatan/5-kesalahan-berbahaya-bagi-pengguna-lensa-kontak/9112067/
1. Tidur menggunakan lensa kontak Betapa pun lelahnya Anda setelah seharian beraktivitas, jangan pernah lupa (atau malas) untuk melepas lensa kontak sebelum tidur. Pada saat tidur, bakteri pada lensa kontak dapat tumbuh subur di bawah kelopak mata yang hangat dan lembab. Hal ini berpotensi menyebabkan iritasi kornea dimana pada jangka waktu panjang bisa membuat mata terasa sangat sakit hingga mengalami kebutaan. 2. Membersihkan lensa tidak dengan pembersih khusus Selalu gunakan larutan pembersih khusus lensa kontak (solution) yang berfungsi tidak hanya meluruhkan deposit dan membunuh mikrobakteria, tetapi juga dapat memberikan kelembaban yang lebih lama saat lensa kontak dipakai. Jangan pernah membersihkan lensa kontak dengan air keran karena mengandung kuman berbahaya bagi kesehatan mata. Anda dapat juga membawa solution dalam kemasan kecil yang praktis seperti Aquasoft Unidose agar tak perlu repot saat harus membersihkan lensa kontak dimanapun juga. 3. Menggunakan lensa kontak melebihi masa pakai yang disarankan Jika Anda membeli lensa kontak dengan masa pakai 1 bulan, maka setelah lewat dari 1 bulan sejak masa pemakaian, ada baiknya untuk mengganti dengan yang baru. Sebaik apapun Anda menjaga kebersihannya, lensa kontak yang sudah melebihi masa pakai yang disarankan beresiko mengakibatkan infeksi mata yang memicu kebutaan. Ciri lensa kontak yang sudah expired adalah mata terasa perih, gatal, atau mengganjal saat dipakai. 4. Menggunakan lensa kontak milik orang lain Sekalipun Anda memiliki ukuran minus atau silinder yang sama dengan orang lain, bukan berarti Anda dapat saling bertukar lensa kontak. Resiko yang akan timbul adalah penularan virus, infeksi kornea, serta mata merah. 5. Membeli lensa kontak dengan harga murah yang tidak terjamin kualitasnya Belilah lensa kontak yang telah teruji secara klinis serta memiliki kualitas baik. Jangan mudah tergiur dengan penawaran lensa kontak (khususnya yang berwarna) dengan harga murah namun dapat menimbulkan kerusakan mata pemanen. Ada baiknya untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu jenis lensa kontak yang cocok lewat optisien dan dokter mata Anda

Source: http://www.optikmelawai.com/lensa_kontak_dan_perawatan/5-kesalahan-berbahaya-bagi-pengguna-lensa-kontak/9112067/

Minggu, 03 Maret 2013

AGAR IKAN TIDAK BAU AMIS

Bau amis pada ikan tentunya sangat mengganggu selera makan,bahkan orang yang hanya melintas  melewati  dapur dan mencium bau amis ikan juga ikut merasakan gangguan dari bau ikan tersebut,bagi anda yang sudah terbiasa di dapur dan sudah biasa membersihkan ikan sebaiknya anda perlu memperhatikan  tips di bawah ini agar bau ikan tidak amis :


1.Untuk ikan utuh, setelah dipotong kepalanya dan diambil kotorannya di bagian depan, belah dan lihatlah bagian depan (dekat dengan tempat kotoran ikan itu – di bagian kepala ikan bawah). Ada garis berwarna hitam, itulah sumber dari amisnya ikan. Gunakan tissue dapur kering, bersihkan hitam2 tersebut.

2.Gunakan air yang telah dicampur dengan garam (dengan kadar garam 30%), cuci bersih ikan sampai ke dalam2nya, terutama bagian yang ada hitam2nya tadi.

3.Keringkan ikan dengan tissue dapur sampai kering.

4.Cuci pisau dengan menggunakan air garam tadi sebelum digunakan untuk memotong ikan. Kemudian, potong2 ikan sesuai selera.

5.Taburi potongan ikan tersebut dengan garam di kedua sisinya. Diamkan selama kurang lebih 10menit. Minyak dari ikan tersebut akan keluar, keringkan dengan tissue dapur, ini juga merupakan sumber amisnya.

6.Bisa juga dengan mengolesi daging ikan air jeruk nipis. Setelah itu, bumbui dan masak sesuai selera Anda!

selamat memcoba,semoga bermanfaat !!!

BAHAN ALAMI YANG DAPAT MENGHILANGKAN BAU BADAN

Menjadi sumber bau badan yang tidak sedap bisa merusak reputasi dalam lingkaran sosial.  Bisa-bisa kita dijauhi.Penyemprotan deodoran adalah cara untuk melawan bau badan tak sedap, tetapi kerap terjadi keluhan karena pemakaian produk tersebut seperti gatal, alergi, dan perubahan warna kuluit. Penyembuhan terbaik adalah memanfaatkan dari alam dan yang tersedia di rumah. Berikut beberapa bahan alami yang dapat memebantu menghilangkan bau badan :
  • Bersihkan dengan air dan sabun. Cara terbaik mencegah bau badan adalah menghilangkan bau keringat dan bakteri. Bersihkan ketiak dan daerah selangkangan dengan air dan sabun, sebaiknya dengan sabun antibakteri atau deodoran, setidaknya sekali sehari dan lebih sering, jika perlu.
  • Kenakan pakaian bersih. Pakailah pakaian bersih, kaus kaki, dan pakaian dalam setiap hari. Jika berkeringat banyak, kenakan pakaian yang terbuat dari katun, linen atau bahan alami lain, yang membantu menyerap keringat dengan adanya aliran udara.
  • Gunakan tawas. Gunakan tawas, bukan antiperspiran. Sering menggunakan antiperspiran dapat menyumbat kelenjar keringat.
  • Bilas dengan madu. Setelah mandi, tambahkan satu sendok makan madu dengan air hangat untuk bilasan terakhir. Ini juga membantu menjaga bau badan.
  • Minum air dengan rumput gandum. Untuk mencegah bau badan, minum segelas air di pagi hari, saat perut kosong, bersama dengan 500 mg rumput gandum. Klorofil dalam rumput akan membantu mengurangi bau badan.
  • Gunakan baking soda untuk menetralisir bau. Membawa baking soda membantu menetralkan bau. Kemasan kecil baking soda dapat digunakan pada daerah ketiak untuk membantu menyerap keringat. Taburkan sedikit di bawah lengan atau campur dengan tepung maizena sedikit untuk lebih menyerap keringat.
  • Bilas ketiak dengan alkohol yang ditambahkan ke air. Saat mandi, tambahkan alkohol atau cuka putih ke segelas air dan gunakan untuk membilas ketiak. Ini akan membantu  mengurangi bau badan.
  • Gunakan air mawar. Salah satu pengobatan yang sederhana untuk bau badan adalah dengan menggunakan beberapa tetes air mawar di bak mandi, sebelum mandi. Akan memberikan kesegaran lebih lama dan sebagai pengganti yang baik dari deodoran.
  • Gunakan cuka sari apel. Untuk mengurangi pH kulit dan menghilangkan bau ketiak, Anda dapat menggunakan cuka sari apel. Masukkan dalam segelas air dan gunakan untuk membilas ketiak saat mandi.
  • Gunakan deodoran buatan sendiri. Siapkan deodoran buatan sendiri dengan jus dari sekitar dua lusin lobak dan ¼ sendok teh gliserin. Campur cairan dengan baik dan tuangkan ke dalam botol semprot. Semprotkan ini di ketiak untuk melawan bau badan. Jangan lupa, simpanlah di lemari es.
  • Tuangkan jus tomat di bak mandi. Menyiram diri dalam jus tomat mungkin dapat mengurangi bau badan yang parah. Ambil beberapa cangkir jus tomat di bak mandi, kemudian isilah bak dengan air. Berendamlah dalam campuran ini selama 15 menit untuk menghilangkan bau badan.
  • Gunakan minyak atsiri sebagai deodoran alami. Siapkan deodoran alami dnegan menambahkan beberapa tetes minyak esensial favorit Anda dalam 1 cangkir air. Gunakan dengan terlebih dahulu masukkan ke dalam botol semprot. Minyak esensial pilihan seperti aroma mint, jeruk, grapefruit, dan rosemary. Bau-bau ini cukup kuat melawan bau ketiak.
  • Cuci ketiak dengan hidrogen peroksida. Campur larutan 1 sdt hidrogen peroksida 3 persen dengan 8 gelas air. Campurkan dan gunakan larutan ini untuk mencuci ketiak beberapa kali sehari. Hidrogen peroksida cepat mengering, karenanya merupakan cara yang efektif untuk mengontrol keringat dan menetralkan bau. Jika kelihatannya tidak berhasil, tambahkan beberapa sendok teh hidrogen peroksidanya lagi dan cobalah lagi.
  • Oleskan campuran tepung gram dan dadih.  Gunakan pasta dari tepung gram (besan) – biasanya dipakai pada resep masakan India – dicampur dengan dadih pada seluruh tubuh sebelum mandi guna membersihkan dan membuka pori-pori yang membantu dalam menghilangkan bau badan tak sedap.
  • Oleskan campuran bubuk daun maja (aegle marmelos) dengan sabun kacang. Bubuk daun maja kering dicampur dengan sabun kacang dapat digunakan untuk mandi, yang dapat membantu mengatasi bau badan tak sedap.
  • Oleskan campuran daun sirih dan ceplukan. Campuran daun sirih dengan jumlah yang sama dari ceplukan, oleskan pada tubuh sebelum mandi.
  • Oleskan daun asam dan akar pohon pisang.  Campuran daun asam dengan akar pohon pisang yang dipakai sebelum mandi juga membantu mengatasi bau badan tak sedap.
  • Tambahkan air mint dalam air mandi. Rebus daun mint dan tambahkan airnya pada air mandi. Sisihkan sedikit untuk disiram khusus bagian ketiak dan daerah selangkangan.
  • Gunakan minyak pohon teh. Campur dua tetes minyak esensial pohon teh dan satu bagian air. Tuangkan ini ke dalam botol semprot dan gunakan sebagai deodoran. Pohon teh adalah herbal antibakteri, baik untuk mencegah bau badan tak sedap.
  • Gunakan jus lobak. Lobak juga efektif dalam mencegah bau badan. Parut lobak dan peras buahnya untuk mendapatkan ekstraknya. Oleskan ekstrak lobak ini pada ketiak. 
 semoga bermanfaat !!

JENIS SAYURAN YANG EFEKTIF MEMBANTU KESEHATAN

Sayur sudah dikenal sebagai sumber vitamin,tetapi taukah anda jika ada beberapa sayuran yang di nilai sangat efektif dapat membantu kesehatan manusia.berikut ini beberapa jenis sayuran yang dinilai efektif memebantu kesehatan :

1. Brokoli
Brokoli dianggap sebagai makanan yang ajaib karena kemampuannya mencegah penyakit kanker. Sayuran ini direkomendasikan bagi mereka yang mengidap gangguan jantung dan stroke. Brokoli juga mengandung zat besi yang sangat ideal dikonsumsi pasien anemia. Rebuslah atau kukus brokoli dan konsumsi, sehingga kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak hilang.

2. Kubis
Tak peduli apakah dikonsumsi mentah atau dimasak, kubis mempunyai banyak manfaat. Kubis berguna untuk kesehatan kulit dan mata serta kaya dengan vitamin A. Fitonutrien hadir dalam sayuran ini dan membantu badan melawan radikal bebas. Kubis juga membantu paru-paru, perut, dan kanker prostat pada usus besar. Mereka yang tertarik dalam membangun tubuh mungkin bisa memakan kubis karena penuh iodium yang dibutuhkan dalam pengembangan otot.

3. Toge
Ditaburkan di salad atau dimakan sebagai makanan ringan-antara, toge adalah cara hebat untuk mendapatkan sejumlah nutrisi. Sayuran ini kaya vitamin C dan beberapa takaran toge segar dapat menyediakan tiga per empat kebutuhan vitamin C harian. Selain itu, toge juga mengandung vitamin A, B, dan E, serta kalsium, zat besi, dan potasium.

4. Bayam
Inilah sayuran kesukaan Popeye, dan kita juga seharusnya mengkonsumsinya. Bayam mengandung karotenoid yang membantu mencegah kanker. Dia juga mengandung vitamin C dan A yang membantu penglihatan dan membuat kulit bersinar. Tingkat potasioum yang tinggi yang dimiliki bayam membuatnya sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi. Bayam juga memperkuat otot dan membentu mereka yang memiliki masalah anemia.

5. Selada
Tergantung pada varietasnya, nutrisi dalam selada bervariasi. Selada Romaine disebut-sebut sebagai yang paling menyehatkan karena kandungan vitamin A, B, C, asam folat, mangan, dan kromium. Selada juga bagus sebagai sumber zat besi yang membantu pembentukan darah. Dia juga mengandung magnesium, zat yang vital untuk otak dan saraf.